domain coid
domain coid
domain coid

Pemerintah mengimbau kepada para pelaku bisnis online untuk menggunakan alamat website dengan akhiran .co.id. “Agar keamanannya lebih terjamin dan terpercaya, gunakan alamat website .co.id. Kalau pakai .com kami akan sulit mengeceknya jika ada masalah,” kata Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Bambang Heru Tjahyono kemarin.
Bambang mencontohkan, pernah ada masalah transaksi dalam bisnis online yang menggunakan alamat website .com. Untuk menelusuri masalah pada alamat website .com, kata dia, Kementerian Komunikasi dan Informatika harus menyurati pihak terkait. Tidak seperti .co.id yang dipastikan aman dan mudah dipantau pemerintah.

Menurut Bambang, kementeriannya juga akan membuat peraturan menteri terkait penyelenggara sertifikasi elektronik dalam tiga tahun ini karena peralihan PP 82 Tahun 2012 selama tiga tahun. Selama ini penyelenggara sertifikat berasal dari luar negeri. Di lain pihak, pemerintah ingin peran tersebut juga ada dari dalam negeri.

Dengan sertifikasi elektronik ini, seluruh transaksi elektronik akan lebih terjamin dan terpercaya. Penyelenggara tersebut harus melakukan pendaftaran yang ditargetkan dimulai pada 2014. Hal ini akan berlaku bagi semua layanan publik, tidak hanya e-commerce, tapi juga e-government dan layanan publik lainnya. Penyelenggaraan sertifikasi saat ini masih dalam tahap diskusi publik. Pada 2015 nanti, kata Bambang sudah harus ada penyelenggara sertifikasi elektronik.

Kementerian Komunikasi dan Informatika juga akan mengusung penyelenggara transaksi elektronik dan penyelenggara agen elektronik. Dengan upaya demikian, diharapkan keamanan transaksi elektronik menjadi semakin terjamin.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia Daniel Tumiwa mengakui dalam bisnis online terkadang terjadi penipuan, misalnya terkait transaksi. “Persoalan krusial yang seringkali terjadi dalam bisnis online¬†adalah masalah transaksi. Ini memberi image negatif bagi bisnis online,” katanya.

Leave a Reply